Ini Regulasi Marque Player, Pemain Muda, Pembatasan Usia, dan Legiun Asing di Liga 1

W88.NEWS- Ini Regulasi Marque Player,  Pemain Muda, Pembatasan Usia, dan Legiun Asing di Liga 1- Ketua Umum (Ketum) PSSI Edy Rahmayadi akhirnya mengumumkan regulasi untuk kompetisi resmi bertajuk Liga 1 pada 15 April 2017.

Regulasi-regulasi yang disampaikan Edy ternyata tidak ada perubahan sama sekali dari sebelumnya.

Edy mengatakan untuk pemain asing setiap klub hanya boleh memiliki tiga penggawa.

Dari tiga pemain itu, dua di antaranya dari luar Asia.

“Untuk pemain asing dari luar Asia itu ada 2 dan 1 itu dari Asia. Ini udah disepakati bersama dalam pertemuan klub hari ini,” kata Edy di Gedung Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).

Tak hanya pemain asing, Edy juga menegaskan setiap klub harus tetap memainkan pemain berusia U-23 tahun.

Setidaknya dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) setiap klub wajib memasukan lima pemain.

Untuk klub yang banyak melepas pemain U-23 ke Timnas Indonesia, Edy tidak mempermasalahkannya.

Menurutnya klub tersebut harus segera bergerak mencari pemain baru untuk melengkapi regulasi itu.

“Yang dimainkan itu wajib tiga di U-23 tahun dan lima pemain di DSP. Klub-klub juga harus mencari pemain muda lagi sebelum liga dimulai,” kata Edy.

Untuk pemain yang berusia 35 tahun, Edy hanya mengizinkan dua orang.

“Setiap tim hanya boleh memiliki dua pemain berusia 35 tahun,” ucap Edy.

Hadirnya Michael Essien di Persib Bandung pada musim ini membuat sepak bola Indonesia dipandang lebih di kawasan Asia.

Karena itulah PSSI membuat peraturan Marque Player (pemain top dunia) untuk klub-klub di Indonesia.

Ketua Umum (Ketum) PSSI Edy Rahmayadi mengatakan ada ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan oleh setiap klub jika ingin mendatangkan Marque Player.

Salah satunya pemain tersebut pernah bermain di Piala Dunia selama tiga edisi terakhir.

“Marque Player atau pemain top di dunia itu harus pernah bermain di Piala Dunia selama tiga kali putaran,” kata Edy di Gedung Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).

Setidaknya ada batasan pemain dari kelas dunia bila klub memang ingin mendatangkan Marque Player.

“Itu salah satu contohnya yang dipakai Persib,” sambungnya.

Kendati demikian, untuk regulasi Marque Player ternyata tidak diwajibkan untuk klub-klub Liga 1.

“Tidak diwajibkan oleh semua klub. Hanya yang mau saja. Saya lakukan itu agar para pemain muda Indonesia bisa bermotivasi untuk bermain bola,” kata Edy.

 

Leave a Reply