Kans Madrid Ukir Sejarah, Barca Juga

El Clasico akhir pekan ini jangan sampai terlewatkan. Real Madrid akan menghadapi Barcelona, dalam duel yang berpotensi melahirkan rekor-rekor.

Madrid dijadwalkan menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) malam WIB. Kedua tim dipisahkan jarak yang jauh di klasemen, dengan tim tuan rumah tertinggal 11 poin dari Los Cules meski masih memiliki satu laga sisa.

Secara khusus bagi Madrid, pertarungan ini mungkin saja berpengaruh besar dalam usahanya mempertahankan gelar juara La Liga. Kekalahan bukan opsi bagi Madrid, karena akan semakin menyulitkan mereka menyaingi sang rival abadi.

‘Duel’ antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tidak pernah luput dari sorotan. Kedua pemain terbaik dunia itu berpeluang mencetak sejarah, begitupun dengan timnya masing-masing.

Berikut statistik laga antara Madrid kontra Barcelona:

– Madrid bisa menjadi tim pertama yang mencetak 400 gol di pertarungan ini di semua kompetisi (Madrid sudah mencetak 399 gol dan Barcelona 384 gol).

– Madrid telah memenangi dua El Clasico terakhir, yang terjadi di Piala Super Spanyol (3-1 di Camp Nou dan 2-0 di Santiago Bernabeu). Terakhir kali Madrid membukukan tiga kemenangan beruntun melawan Barcelona di semua kompetisi pada 1978.

– Barcelona punya peluang memenangi tiga pertandingan La Liga berturut-turut melawan Madrid di Santiago Bernabeu untuk pertama kali dalam sejarah klub.

– Madrid menelan kekalahan di tiga pertandingan terakhir La Liga di Santiago Bernabeu saat diperkuat Gareth Bale.

– Madrid tertinggal 11 poin di belakang Barcelona di La Liga musim ini, yang menjadi gap terbesar untuk pertemuan pertama kedua klub di liga sejak aturan tiga angka diberlakukan (musim 1995/96).

– Barcelona telah mengantongi 42 poin dari 16 pertandingan pertama liga (menang 13, seri 3). Ini adalah perolehan angka tertinggi keempat pada fase ini di dalam sebuah musim, menyamai start terbaik Madrid setelah 16 pertandingan (42 poin di 2014/15, di bawah Carlo Ancelotti).

– Barcelona membentur mistar gawang lebih banyak daripada tim-tim lain di lima liga top Eropa lainnya di musim ini (19).

– Cristiano Ronaldo telah mencetak gol di setiap laga dari empat pertandingan untuk Madrid di semua kompetisi (lima gol), laju terbaik dia di musim ini.

– Lionel messi telah mengemas 14 gol di La Liga musim ini dan bisa menjadi satu-satunya pemain yang mencapai setidaknya 15 gol di setiap musim dari 10 musim terakhir.

– Paulinho telah mencetak lebih banyak gol daripada gelandang lainnya di La Liga pada musim ini (6). Faktanya, pemain Brasil itu memiliki gol setara Ronaldo (4) dan Karim Benzema digabungkan.

– Cristiano Ronaldo telah mencetak 17 gol melawan Barcelona di semua kompetisi sejak bergabung Madrid, dan bisa menyamai Alfredo Di Stefano dalam sejarah El Clasico (18).

– Lionel Messi adalah topskorer El Clasico sepanjang masa di seluruh kompetisi (24), topskorer sepanjang masa El Clasico di La Liga, topskorer sepanjang masa El Clasico di Santiago Bernabeu (14).

– Zinedine Zidane bisa menjadi pelatih pertama Real Madrid yang memenangi tiga El Clasico berturut-turut di semua kompetisi sejak Alfredo Di Stefano, (empat di antara 1983-1990 dalam dua era).

– Ernesto Valverde menderita kekalahan di dua El Clasico kompetitif sebagai seorang pelatih dan bisa menjadi pelatih Barcelona kedua yang kalah tiga kali beruntun di El Clasico (Patrick O’Connell di 1940, menderita empat kekalahan El Clasico beruntun).

Leave a Reply